Memilih topik penelitian skripsi

Topik penelitian skripsi biasanya menjadi bahan pikiran tersendiri bagi beberapa mahasiswa yang bertemu saya untuk berdiskusi. Beberapa sudah memiliki judul, beberapa baru punya keinginan suatu tema, yang lain malah sama sekali belum kepikiran. Pertanyaan umum yang muncul adalah bagaimana cara menemukan tema skripsi yang mudah, murah, dan berbobot.

Saya jadi teringat nasihat almarhum dosen saya, Dr. Iwan B Lelana mengenai tema skripsi. Beliau mengatakan pada saya

“mas…mas.. ndak ada skripsi yang gampang. Kalau menjalankan penelitiannya gampang, ngolah datanya sama ngebahasnya sulit. Kalau teori dan datanya gampang, penelitiannya yang sulit. Penelitian adalah suatu kompleksitas”

Berawal dari penjelasan tersebut saya pernah berdiskusi dengan dua orang dosen dari Riau. Mereka masih muda, namun visi mengenai riset sangat kuat. Hasil diskusi itu kalau boleh saya simpulkan adalah mengenai tujuan apa yang akan kita capai dengan penelitian itu, apakah memperoleh produk, optimasi produksi, atau pengetahuan dasar untuk dapat dikembangkan lebih jauh.

Saya juga teringat sebuah nasihat dosen saya pada mata kuliah Best Research Practices yang mengatakan:

Telitilah apa yang dibutuhkan bangsa kita, bukan apa yang kamu butuhkan.

Serupa dengan nasihat beliau, ada juga yang mengatakan telitilah apa yang dibutuhkan rakyat, bukan apa yang diminta industri.

Dengan demikian, tema skripsi dapat beragam degan satu tujuan: Kemandirian sebuah bangsa. Tidak logis kalau kita sampai saat ini hidup di tanah ini, menghirup udara gratis, makan dari tanaman yang tumbuh di tanahnya, dan mendapatkan fasilitas umum yang dibiayai oleh uang rakyat, namun kita tak memikirkan rakyat. Kalau kata mistis, bisa kualat. Namun, secara logika saya bisa mengatakan orang seperti itu akan terjebak dengan ambisinya. Lupa akan hakekat diri dan mengalami tekanan yang lebih dalam dirinya sehingga musibah dapat menimpa.

Jadi, apabila kita tengok lebih jernih, tema skripsi apa yang cocok untuk diteliti? Adalah sama dengan pertanyaan masalah apakah yang dihadapi oleh rakyatku? Apa yang bisa kulakukan untuk menyelesaikannya? Kalau tidak bisa diselesaikan, hal apa yang bisa kutawarkan sebagai sebuah solusi?

(Rumah subuh kamar tamu)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s