desappointe

Kecewa, ini yang sedang merimba dalam jiwa. Ada waktu ketika aku ingin memberontak pada mereka  yang mengecewakanku, namun aku berhenti melangkah, berhenti bicara. Aku terlalu pengecut untuk melakukan semua itu. Dan inilah aku, membisu diterkam kekecewaan dalam jiwa.

Kecewa, ia berasal dari harapan akan sesuatu. Namun harapan itu toh akhirnya pupus oleh takdir yang telah ditentukan oleh Allah. Bila aku merawat kekecewaan yang menerkamku, serupa aku tak menerima takdir yang terbaik yang Allah rencanakan. Oleh karenanya, apakah aku masih akan terus merawat kekecewaanku ini?

Kecewa, biarlah kau terhapus seiring dengan harapan yang lebih besar yang kubuat. Harapan untuk mendapatkan sesuatu di balik sesuatu yang lebih buruk. Harapan kepada Zat yang tak akan mengecewakanku selamanya. Zat yang tak akan membuat makhluk yang menaruh harapan pada-Nya kecewa. Ah, aku tak mau menaruh kekecewaan terlalu dalam. Aku tak mau menaruh harapan terlalu jauh.

 

Advertisements

Published by

HaKim

mari mengenang masa lalu mari menghayalkan masa depan mari memikirkan masa kini

2 thoughts on “desappointe”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s