Embun

Seorang perempuan duduk dibawah pohon sakura yang tak berbunga. Selembar daun kuning jatuh membisikan padanya waktu akan menghapus kenangan-kenangan pahit. Ia tersenyum kecil sebelum akhirnya berdiri sambil mengibaskan jas hitamnya yang berdebu. Pada sebuah batu, ia melihat pahatan yang lama ia tinggalkan,

笹の葉の明確な
日の出前に露
吸収されたスプラッシュ土を落とす

 

Air jernih di daun-daun bambu

embun pagi matahari terbit sinar terpendar

Jatuh percik diserap tanah serupa pendar

Ia tersenyum lalu menghilang di balik sinar matahari. Seorang laki-laki terbangun dari tidurnya di atas tatami serambi sambil mengucap satu nama, Atsuko. Ia bangkit, menatap pohon sakura yang tak berbunga, mengamati nisan berukir sebuah puisi. Di depan rumahnya.

Advertisements

Published by

HaKim

mari mengenang masa lalu mari menghayalkan masa depan mari memikirkan masa kini

2 thoughts on “Embun”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s