Cermin Jiwaku

Kubuka kembali bungkusan di tepian jiwaku. Kupilah satu per satu yang tak kutahu dan kutahu. Lalu yang menyenangkan dan menyesakkan. Dan bila kutahu ia menyenangkan, ia kucampakkan sebab kesenangan itu terkemas dalam wadah yang hidup, yang kemudian mati dan membusuk. Menyeri, menjadi luka dalam jiwaku. Dan kupajang kembali di langit-langit, di dinding jiwaku semua yang menyesakkan. Sebab ku tahu aku dapat mengalahkan semua itu, menjadikannya batu-batu pijak yang tinggi dan meninggikan. Menjelmakannya menjadi prasasti bahwa kelokan takdir Allah itu benar adanya. Bahwa yang Allah takdirkan tak pernah salah, tak pernah menganiaya diriku yang nista, lemah, dan berdosa.

Lantas aku duduk di tengah ruangan itu. Sesekali kutatap cermin-cermin yang menampakkan wajahku yang berbeda-beda. Wajah ketika masih muda, ketika mimpi dan hayalan melompat-lompat mengalir di urat darahku. juga wajah ketika mulai menuju dewasa, saat degup jantung menderas menatap seorang yang mengenakan kerudung merah muda. Meskipun akhirnya aku harus mengakui bahwa itu kenangan paling menyayat. Dan aku bahagia karena melewatinya dengan selamat.

Kini kutatap satu cermin, terpoles wajah diri. Tua, berumur, menghitung-hitung uban. Setiap hari bertambah tanpa merasa semakin cepat. Justru melambat. Aku mulai berfikir, mungkin ini yang dialami anak-anak kecil, yang dialami anak-anakku. Tapi dalam jendela yang berbeda, mereka berbahagia menyambut masa depan yang tak pasti, dan aku menatap masa depan yang sudah benar-benar pasti. Kau tak bisa mengelak dari rehat sementara yang satu ini, tapi aku berusaha tak mengkhawatirkannya terlalu. Aku hanya kembali menghitung jumlah uban di kepala, sambil menyebut satu nama yang kuyakini menyelamatkanku. Allah…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s