Tak Terjangkau

Jauh

Tak terjangkau

Jemariku tak lagi mampu

Menyentuh rambut tipis

di keningmu

Atau jernih air yang menetes

Dari matamu

 

Kusadari akhirnya

Masih kuharap

Jarak aku kamu

terhapuskan

Oleh detak jantungku

Mengejar waktu

Yang terhenti dijantungmu

 

Jauh

Tak terjangkaukan

Jemariku tak lagi bisa

Merengkuh jemarimu

Serupa bayangbayang

Yang merengkuh cahaya 

Advertisements

9 Comments

  1. betapa bijaknya Tuhan
    dengan segenap rasa
    yang terlahir
    pada lingkup hidup
    kemudian
    menjalar
    menuju kematian

    pada selaksa rasa
    kita dapati
    bahwa takdir
    senantiasa
    mengalirkan air
    dalam sungai kehidupan
    dan tawarnya
    adalah penghapus dahaga

    semoga senantiasa
    ada lingkup rindang
    melingkupi kehidupan
    antum dan dia

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s