Media Agar dan Media Cair, Bakteri Prototrof dan Autotrof

Perkembangan mikrobia ditentukan oleh banyak faktor. Untuk mengetahui bagaimana pertumbuhan mikrobia, telah dilakukan banyak penelitian menggunakan mikrobia model, seperti Eschericia coli dan Saccharomyces cerevisiae. Mikrobia dapat ditumbuhkan dalam medium padat maupun medium cair. Medium padat biasanya menggunakan tambahan agar 1,5% sedangkan medium cair tidak menggunakan agar. Pada dasarnya terdapat dua jenis medium yang digunakan, yaitu:

1. Medium lengkap

Medium lengkap terdiri atas bahan-bahan, senyawa-senyawa yang dibutuhkan untuk menumbuhkan mikrobia tertentu. medium tersebut biasanya terdiri dari senyawa organik, semisal ekstrak khamir/ yeast extract, ekstrak daging, ekstrak malt, dan ditambah dengan sumber karbon yang sesuai, seperti glukosa, desktrosa, dll.

2. Medium basal/minimal.

Medium basal umumnya terdiri ats mineral-mineral anorganik, sumber karbon, dan kadang ditambah dengan asam amino tertentu dan vitamin. Medium minimal biasa digunakan untuk menumbuhkan mikrobia tertentu dan spesifik, misalnya mutan, yang memerlukan nutrisi khusus. medium ini digunakan untuk menghindari kontaminasi mikrobia yang tidak diinginkan .

Pembagian jenis mikrobia dapat juga menggunakan medium basal. Mikrobia yang mampu hidup dan bertahan pada medium basal berarti ia mampu menghasilkan asam amino, nutrisi, penyusun sel yang dibutuhkan oleh dirinya. Mikrobia jenis ini disebut dengan mikrobia prototrof. Sebaliknya bila bakteri memerlukan media lengkap, artinya ia membutuhkan senyawa organik tertentu, asam amino tertentu, oleh karenanya disebut dengan auksotrof. Sebagai contoh bila suatu mikrobia membutuhkan asam amino alanin, maka ia disebut sebagai auksotrof alanin.

Hikmahnya adalah, ada orang yang memiliki sifat prototrof, orang lain auksotrof, sedang yang lain bahkan pragmatrofTipe pertama ialah orang yang mandiri, memberikan semua yang terbaik bagi diri dan orang yang ada disekitarnya, serta memberikan kontribusi yang terbaik. Bahkan dalam kondisi yang sangat buruk sekalipun. Namun ada pula yang bisa down karena kekurangan sesuatu yang kecil, tapi ia segera bangkit dan berjuang. Tipe ini disebut manusia auksotrof. Tipe terakhir ialah orang yang sama sekali tidak berjuang, ia hanya mengandalkan apapun yang ada pada orang lain, merebutnya dan memanfaatkannya untuk diri sendiri. Tipe seperti ini adalah manusia pragmatrof, tidak ada dalam kamus biologi, sebab mungkin jenis ini hanya ada di manusia. Jadi? Jadilah Prototrof, atau auksotrof don’t be pragmatrof. 🙂

Advertisements

Published by

HaKim

mari mengenang masa lalu mari menghayalkan masa depan mari memikirkan masa kini

2 thoughts on “Media Agar dan Media Cair, Bakteri Prototrof dan Autotrof”

  1. jujur saya nggak fokus pas penjelasan ilmiahnya. tapi akhirnya ngerti pas di bagian hikmah. analogi yang keren mas. pasti bagus banget kalo kita bisa bersifat prototrof. bisa menyokong diri sekaligus memberi kontribusi buat orang lain.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s