Jasad Hidup (organisme) Seluler

Selama ini yang didiskusikan di kelas adalah apa gejala atau lebih tepatnya ciri-ciri sesuatu dapat disebut sebagai jasad hidup (organisme). Kita tentunya hafal betul dengan ciri itu: bergerak, menanggapi rangsang, melakukan metabolisme, memperbanyak diri, interaksi dengan organisme lain, dlsb. Btw, apakah itu semua menjadi patokan bahwa ia adalah organisme, atau jasad hidup? jawabannya adalah seperti yang di 3at bula9a “bisa jadi-bisa jadi”. Namun, coba bayangkan sesuatu benda yang ukurannya sangat kecil, tidak bisa menanggapi rangsangan, tidak bergerak, tidak bisa melakukan metabolisme kalau pas lagi males, apakah ini pasti dikatakan jasad mati?

Look at Virus. It doesn’t like what we discuss before, but it can reproduce it self. 

Jadi, belum tentu ciri itu menjadi satu definisi. Namun itu akan dibicarakan di lain waktu. saat ini hanya akan dibahas mengenai jasad hidup seluler. Artinya jasad hidup ini tentunya tersusun atas minimal satu sel yang mampu melakukan aktivitas kehidupan. Kalau melihat dari sudut ini, tentunya yang dapat dikatakan makhluk hidup seluler ialah makhluk hidup yang tersusun atas satu atau lebih sel, seperti bakteri (satu sel), alga, tanaman tingkat rendah, tanaman tingkat tinggi, hewan, dan manusia. Oke, berarti kita adalah jasad hidup seluler.

Sel sendiri tersusun atas bahan kimia tak hidup, seperti Karbohidrat, protein, asam nukleat, lemak dan polisakarida. Selain itu sel juga memiliki ciri khas, yaitu:

1. berfungsi sebagai piranti untuk melakukan metabolisme

2. Sebagai piranti yang menyimpian kode-kode informasi biologis yang akan diturunkan ke anaknya.

Okey, thats all folks….

Reff: Yuwono, Triwibowo. 2005. Biologi Molekular. Erlangga: Yogyakarta.

Advertisements

Published by

HaKim

mari mengenang masa lalu mari menghayalkan masa depan mari memikirkan masa kini

2 thoughts on “Jasad Hidup (organisme) Seluler”

  1. Sebagai orang awam, aku punya pemikiran tentang virus sejak jaman kuliah dulu.

    Bagaimana jika sebenarnya virus adalah makhluk hidup terkecil dan paling sederhana. Mengingat kemampuannya bereproduksi dan memanfaatkan inang/menjadi parasit, mampu berevolusi, serta tersusun dari materi organik dan memiliki gen. Gen, bro! Cmiiw (sorry banyak yg lupa ttg virus dan blm sempat baca referensi lagi sblm komen).

    “Tingkah”nya menyerupai makhluk hidup. Jangan2 teori tentang kehidupan dan makhluk hidup perlu di revisi lagi. Karena semua yang disebut dengan “makhluk hidup” tersusun dari sel.

    Itu saja bro pendapat saya. Kepikiran dari dulu sih ^^

    Like

    1. itu salah satu pendapat Brow, beberapa berpendapat sama dengan dirimu, seperti Madigan dalam Brock. Juga Prof yuwono juga. Beberapa yang lain mengatakan ia hanya setengah hidup.. mungkin zombie kali ya.. ha ha ha

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s