Di Lambung Gedung Kantor

kkhydkrnt

Di lambung gedung ini aku menjelma

Sebagai pertapa penyimak ceritera

Pada bertumpuk roti berbentuk kertas

Serta dansa jemari mengikuti huruf-huruf tuts

Lantas kata-kata tak ubahnya

Sebagai ular yang melilit hidupku

 

O, disini mereka memajang meja-meja pertapa

dimana punggungnya tak letih menanggung letih lenganku

menjelma penyangga langit membadai dikepalaku

Penuh tinta dan berita-berita hampa

 

Maka, tanpa mimpi,

Aku berkelit melewati maut

Hanya untuk memperpanjang perburuan

disela-sela kopi dan asap membumbung. sebelum sirna.

 

Lantas, diakhir waktu. mulut ruangan ini,

Pintu ketakutan sekaligus kegirangan

Menjadi saksi tiap telur-telur menetas

Dalam kebusukan atau hidup sebagai manusia

Dan cerita-cerita telah mati

Sebagai batu pertapa yang menenung waktu

 

Surabaya, 2013

 

Advertisements

2 Replies to “Di Lambung Gedung Kantor”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s