Lama sudah aku tidak mengunjungi rumahku ini. setelah disibukkan oleh urusan-urusan yang tidak terkait dengan dunia tulis menulis, berupa praktikum-praktikum, penyakit de quevain di jempol kanan yang membuat kecepatan mengetikku menurun super drastis, serta hal-hal baru lainnya. Di atas semua itu aku benar-benar bersyukur karena masih memiliki jari lain yang masih bisa berdansa salsa di atas papan tuts ini.

Hari ini tak banyak yang bisa kukisahkan tentang  hidup, hanya secuil memori tentang Umar kecil yang mulai bisa tengkurap, perjalanan ke Prambanan bersama istri dan murid-murid kecilnya, serta semangat untuk kembali mengetik, walau tertatih dan nyeri.

Sekian dulu hari ini.

with De Quevain in my thumb

Advertisements

8 Replies to “”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s