Puisi Tentang Daun

 

 

 

Ada banyak hal yang bisa kita ambil dari selembar daun. Ya, bahkan selembar daun bisa mengajari banyak hal yang lama kita lupakan.

Bila daun itu masih muda, ia mengingatkan pada masa kanak kita yang menyenangkan namun rentan. Ia juga mengatakan betapa lemahnya ia, sekaligus betapa antusiasnya ia.

Bila daun itu telah utuh, ia mengingatkan pada masa kini yang teguh dalam pendirian sekaligus ragu-ragu mempertanyakan masa depan. angin tak lagi merisaukan. Ia juga memberikan keteduhan dengan menahan panas mentari.

Bila daun itu telah menguning, ia mengingatkan pada masa tua yang sempurna sekaligus penuh tanda tanya. Akankah angin kecil atau badai yang melantakkannya dari ranting? akankah ada akar yang mengambilnya kembali sebagai guru? ataukah tersapu dan berakhir di pembuangan sampah?

Bila daun itu telah jatuh dan berubah cokelat, ia mengingatkan kita pada akhir sementara. Ia tak lagi bertanya-tanya, juga tak lagi ragu-ragu. ia bahkan tak lagi mengingat masa kecilnya. Ia hanya menyesal karena tumbuh dibawah terik matahari atau berbahagia karena telah menaungi orang-orang yang gerah dibawahnya.

Hak1m, 2013

Advertisements

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s