Seorang Nona Peneliti dan Tabung Erlenmeyer

Sore merambat dengan cepat. Sinar matahari yang nampak lelah kini berwarna oranye, agak berbaur dengan warna abu-abu. Dari balik kaca pintu laboratorium, Ay masih duduk menunggu hasil penelitian yang tak kunjung usai. Salah seorang petugas telah pamit lima belas menit lalu, ia hanya ditemani bayang-bayang, radio yang mulai menyanyikan lagu jawa, dan erlenmeyer. Benda terakhir itu terus ia tunggu hingga membuatnya terantuk-antuk hingga tertidur di bench.

Dalam mimpi, ia bertemu dengan profesornya dengan jas laboratorium putih rata. Ia mendekat dan menepuk pundak Ay.

“Bagaimana penelitianmu nona?”

“Masih belum ada perkembangan apapun” jawabnya, sesekali melirik ke arah erlenmeyer

“Pengalamanku selama 30 tahun di laboratorium memang mengatakan hal yang sama. Terkadang pintu terbuka ketika semua jalan tertutup”

“Begitulah menurut saya Prof, tapi… ah lupakan, paling tidak bakteri yang tumbuh di erlenmeyer ini hidup untuk 24 jam kedepan”

“Baguslah kalau begitu. Apa kamu punya permintaan nona?”

Ay menggeleng. Profesor meninggalkan bench dan mengambil semangkuk kentang goreng satu kepal penuh, lalu memasukkannya dalam mulut. Ia mengunyahnya rakus. Ay teringat satu-satunya larangan di laboratorium adalah untuk tidak makan, atau.. kau akan mati terinfeksi bakteri. Ay hendak mengatakan sesuatu pada profesor, tapi urung, ia kembali mengamati erlenmeyernya sekali lagi.

Saat itulah ia terbangun dari mimpinya, mengamati sekitarnya, dan kembali mengarahkan kedua matanya ke tabung gelas erlenmeyer. Kosong. Sesekali ia merogoh sakunya dan tak menemukan apapun selain bungkus permen berwarna merah. Ia berdiri, mengamati deret bench nya yang tak lagi ada media untuk bakterinya, untuk risetnya. Kemudian tersenyum mengingat Frans di rumah menantinya. Di atas kursi roda.

Advertisements

11 Comments

      1. kalau banyaknya sih iya, kalau keren… tak tahulah he he

        Belakangan tertarik dengan frase pendek Ernest Hemingway tentang sepatu bocah yang belum di pakai

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s