Karena Laut Bukan Garam

: sebuah monolog

Dia terhuyung. tersadar. selama ini yang ia jalani hanya menjadi garam. menjadi serpihan kecil dilautan yang luas. ombak mengirimkannya pada tepian. pepasir menjebaknya. dan karang tak peduli. terkikis, ikut menjadi garam. Tidak. Tidak semestinya karang menjadi garam. tidak sepantasnya laut dianggap garam. Garam, kapal-kapal karam, karang, ikan, perahu yang mengambang, seluruhnya adalah satu tubuh. mengapa mereka memilih untuk memilih. Mengapa mereka memilih menjadi serpihan yang disamakan.

aku laut, bukan garam. karenanya yang disatukan adalah garam. dikeringkan dari lautan. lalu dicampurkan. aku tak tahu persis mengapa kristal asin itu demikian dipilih. mengapa bukan gula? mengapa memilih garam yang dihargai murah. dan mengapa disamakan. aku tak tahu betul mengapa” Kata Lelaki tua itu di tepian malam. serpihan-serpihan kelam menjadi satu. menjadikannya sehitam kulitku, sehitam hari-hari yang telah mengkhianatinya dengan tajam.

Biarlah biar. aku biar jadi karang atau laut atau pasir. tapi aku tak mau jadi garam. aku masih mau berdiri mengamati matahari ditepian atau menikmati debur yang akan menghancurkan tubuhku tinggal pasir. tapi aku masih mau punya tubuh. aku tak mau dileburkan. aku hanya mau menjadi yang tak didiskusikan. yang disingkirkan. yang dikhianati. tapi aku masih mau jadi aku….. desaknya. matahari mendesak cakrawala. tinggal hitam gelap. tinggal matanya yang mengamati bunga-bunga krisan ditaburkan dipemakaman. kamboja tumbuh menjulang, menggantikan mawar-mawar dijantungnya. lantas mengapa bukan sepi yang menjadi hidupnya kini?

episode ini akan berakhir dengan elegi. dengan kematian tokoh utamanya. bisiknya disela sela kelepak sayap kelelawar. kalau mereka memilih biarkan mereka memilih. kalau mereka tak lagi mau, aku tak lagi tahu. yang kubiarkan menjalari tubuhku adalah darah dan dendam yang kuleburkan perlahan biar hilang. lantas bila laut ini telah tak terlihat dan tinggal suara. akupun tak mengapa jadi suara itu…. asal bukan garam……

Advertisements

14 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s