Hujan Sepanjang Sore

Hujan, mengajarku tentang semua yang telah berlalu dan akan datang. Ia dimulai dari awan yang mengumpul, lantas mengendap dan mengembun. Begitulah hidupku.

Awalnya tidak ada artinya ketika terpencar, lalu mulai berkumpul dan menentukan arah bersama, maka ia akan mengembun dan memberikan arti yang besar bagi dunia.

Wah itu juga hujan…. seperti pertemuan dua kekasih di pelaminan… awalnya terpisah, tak ada artinya lantas berkumpul menentukan arah bersama dan jadilah…. jadilah…. hm… kok sampai disini konklusinya nich

Advertisements

Published by

HaKim

mari mengenang masa lalu mari menghayalkan masa depan mari memikirkan masa kini

17 thoughts on “Hujan Sepanjang Sore”

  1. dari yang tak kenal menjadi bersatu
    datang dari segala penjuru mata angin
    berakhir dilubang pedestrian tengah taman

    menunggu semua berkumpul
    menjadi pekat lumpur tak terpisah

    *tetep ga dapet klimaks nya yah?*

    Like

  2. ahahah… *langsung ngakak baca kongklusinya… padahal udh membangun jiwa sok romantis niy baca ttg hujan 😀

    hmm.. tapi laikdislaaah, da emang begitu. ehehhe..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s