CANI!*

Seorang lelaki tua berwajah sangat berkharisma dan menguasai hampir seluruh wilayah dikepulauan timur itu berumur 5o-an tahun dan sedang duduk dibangsal Istana di Osaka. Sembari mengamati mega-mega dibebukitan yang ada dihadapannya, ia teringat sebuah kisah tentang anak petani di daerah Owari sedang berjalan tertatih-tatih pada malam hari karena diusir dari tempat kerja. Bocah kecil itu terus bergiat bekerja, bahkan akhirnya ketika usia bocah laki-laki itu mencapai 17 dan bekerja menjadi tukang ambil sandal di sebuah benteng ia teramat kurus.

“Tokichiro, siapkan kuda… aku akan berangkat” adalah kata-kata yang selalu disampaikan oleh majikan bocah itu. Ya, namanya Tokichiro.

“Silahkan Tuan” Jawabnya dengan tanggap dan cekatan. Tokichiro orang yang senantiasa menaati junjungannya dan bahkan sangat loyal. Semenjak diusir dari tempat kerjanya terakhir bocah keturunan petani miskin itu hanya memiliki satu pedoman : KARENA AKU TAK MEMPUNYAI APAPUN, AKU AKAN MEMBERIKAN LOYALITASKU…. dan ia membuktikannya. Jabatannya mulai menanjak, hingga pada ujung umurnya menjadi seorang Jendral besar yang menginspirasi orang banyak. Pihak kekaisaran akhirnya memberikan nama kepadanya Toyotomi Hideyoshi. Demikianlah yang dibayangkan oleh sang lelaki tua dimuka bentengnya sambil termangu. malukah ia? atau ia sedang sedih mendengarkan cerita tentang Tokichiro? Hanya ia yang tahu. Lalu dari dalam ruangan terdengar suara ibunya yang renta memanggil dengan lembut. ”

“Hideyoshi, masuklah… makan malam sudah siap”

“Baiklah…” Jawab Hideyoshi dengan semangat. seorang anak petani miskin yang dianggap bermuka monyet, tidak terlalu pandai, bahkan sering penyakitan itu kini telah menjadi penguasa seluruh Jepang.

.

Mungkin ada yang mengatakan itu nasib baik. tapi tidak. Itu adalah sebuah jalan yang bernama CANI. CANI* atau singkatan dari Continously And Never Ending Improvement *(Anthony Robbin) bukan sebuah selogan. Kata ini dalam bahasa Jepang disebut dengan istilah Kaizen dan bukan hanya omong besar saja, tapi realitas. Mereka melakukan Kaizen di dalam kehidupan pribadinya, dalam rumah tangga, dalam masyarakat, dalam tempat kerja, dimana saja. Hasilnya bukan juga omong kosong. Besar. Teramat besar bahkan. seperti kalau kita berjalan dari Jakarta menuju Papua dengan pesawat tapi ternyata melenceng 5 derajad saja, sampai manakah kita? wew mungkin di tengah lautan atau mungkin di Filipina. Yang jelas, perbedaan kecil yang kita buat detik ini, akan membuat perubahan besar kelak dizaman akhir. Maka, putuskanlah untuk berubah menjadi lebih baik 1% hari ini, dan lihatlah 10 tahun kedepan kita telah berubah lebih baik 3650 % lebih baik….. KAIZEN…. CANI !

(H.Pram)

Advertisements

18 Comments

  1. Mencoba sesuatu hal yang baru kadang sulit tapi mengambil keputusan untuk sesuatu yang kecil kadang akan beefek besar di kemudian hari . selamat mengambil keputusan positif.

    Salam sehat selalu

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s