Bila Kau Membeku

bila kau membanting pintu depan hingga kaca terderai

dan bila kau izinkan aku, burung sasar ini terluka oleh dingin serpih kacamu

maka akan kuizinkan segala-galanya menyayat jiwaku

biarlah biar orang menganggap Qois terlahir kembali sebagai aku

biarlah biar Romeo mematung dalam dadaku ini

tak akan kusesali setiap luka yang tertoreh melintang dijantungku

inilah kau bisa tatap retak demi retak bergemretak diluar dadaku

ditulang-tulang rusuk, juga diantara huruf-huruf dan kertas sajak terserak

mungkin jasadku juga rindu yang berkeping telah lama berkemah dalam hatimu

sebagai kutuk, akupun akan hinggap kembali pada luka yang sama

namun, tak selamanya luka akan jadi luka

bisalah kau tatap cerlang cahaya Tuhan dari baliknya

bahwa tiap lukaku, lukamu, luka kita

tak seabadi penciptanya…..

Advertisements

Published by

HaKim

mari mengenang masa lalu mari menghayalkan masa depan mari memikirkan masa kini

21 thoughts on “Bila Kau Membeku”

  1. @omar, y dtanah lah masa d air..
    @nichan, mw pake email sapa, pk no hp sapa..te2p aj bhs tlsmu insyaAllah bs ktebak..(omar,c bos,miu jg sama..)

    Like

  2. @ im0y: iya po?
    # nyimak aja dah ttg bunga mawar. Kt c mawar ‘sbnrnya aku mw dtanam d tanah ato d vas c? Kburu mati nih nungguin kptsn mw dtanam dmana..’

    Like

  3. dan rose paling tak suka dengan kebekuan, beku … bisu… sungguh beku itu bgtu menyiksaku … lihatlah puisi kepedihanku tentang beku di kebunku…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s