Siapa Mengepak Sayap

“Siapa mengepak sayap, menyisa jejak tak kentara, menyisa gelombang di telaga” katanya, seorang pria tua menatap gelombang yang menepi, semakin ketepi semakin besar. lalu ketika berbenturan dengan tepian, ia segera berbalik dan membuat pola gelombang yang semakin membesar, sebelum akhirnya terhapus dan tenang

“Ah, kau tak perlu bertanya Bah, aku juga tak bertanya, tapi memang gelombang, telaga, bahkan dirimu adalah pesan” seorang perempuan yang mengenakan jilbab panjang, terlihat wajahnya tersenyum dan kerut-kerut diwajahnya serupa dengan pak tua. ia merangkul lengan suaminya dan bergumam perlahan

“semua ini pesan, kau, kekasihku, juga pesan. bahkan hidup ini seluruhnya pesan. Pesan Tuhan yang harus diterjemahkan dalam kesederhanaan” ia kembali tersenyum. dan pak tua itu menimpali dengan senyum yang sama, lalu juga menggumam

“diterjemahkan, dan dilakukan… memang indah ayat-ayat Tuhan, baik yang dilantunkan, atau yang musti ditafsirkan”

Advertisements

20 Replies to “Siapa Mengepak Sayap”

  1. Subhanallah sebuah petuah yang sangat indah dan bijak. Setiap hal yang kita pandang, kita rasa dan kita lakukan dalam hidup ini sejatinya mengandung pesan-pesan, dimana pesan itu biasanya kita sebut sebagai hikmah/pelajaran. Tidak ada satu hal pun yang diciptakan oleh ALLAH di muka bumi ini sia-sia, semua mengandung pesan yang bisa kita jadikan sebagai pembelajaran dalam hidup…

  2. sepakat gan, seperti yang telah tertulis dalam diri kita, semua itu akan tertranskripsi kemudian tertranslasi. halah opo neh iki. afwan belom bisa kasih cendol. maap kalo repsol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s