Seperti Mawar Penyair

seperti mawar cinta kita

tak seorangpun memaksa rekah-kuncupnya

bahkan kau, aku, dan para penyair

yang gemar menyihir rasa dengan kata

mereka takkan mampu menumbuhkannya

pada hatimu juga hatiku

tapi kita yang bodoh bahkan bisu kata

mampu memilikinya

tanpa berguru pada penyair

pecinta ialah penyair diatas penyair

ketika cinta hadir di antara kepala dan perut kita

wajahmu terbuka dimataku

maka kau merasuk dalam jiwaku

menjelma menjadi kuncupmawar

pada taman puisi di dalam mimpi

tapi aku tak pernah tuntas

mencecap aromamu

7 des 09

Advertisements

Published by

HaKim

mari mengenang masa lalu mari menghayalkan masa depan mari memikirkan masa kini

36 thoughts on “Seperti Mawar Penyair”

    1. terima kasih banyak… dulu sempet lupa nulis puisi karena lupa caranya jatuh cinta… makanya mulai mengazamkan diri untuk bangun cinta… jangan jatuh-jatuh lagi… he he πŸ™‚

      Like

    1. ah… aku tak memiliki cinta seperti itu kawan. aku tak lagi jatuh cinta….he he…
      karena aku ingin mengamalkan apa yang dikatakan Akh Salim : BANGUN CINTA… JANGAN JATUH CINTA… kalau jatuh kan sakit…. he he πŸ™‚ lha antum?

      Like

  1. @niefha
    ah kau mulai berpuisi Fha… πŸ™‚

    @mas Indra
    sepakat mas… durinya itu memang berbahaya.. nich jari kena pas kemarin main-main di halaman depan/ kebetulan kebun mawar lagi merekah- bikin orang lewat merinding kalo pas malem :)/ nah kalau urusan putih melati… itu yang seneng adikku maz…. he he

    Like

    1. i dont like jasmine anymore right now…. he he
      ya kalo menurutku simbol cinta bukan mawar,, tapi cinta seperti mawar… mencintai berarti berani untuk memberi warna yang menawn, wangi yang menarik, dan duri yang akan melukai jika tak hati-hati ketika menemui sang kekasih/menantikan waktunya mode on :)/ dan mencintai bukan seperti melati yang tak memberikan kehati-hatian… yang justru hanya akan membuatnya terlampau sederhana… tapi bisa juga kalau kau ingin mencintai /seseorang kelak/ seperti melati… he he… hanya pilihan kok Fha…. kalau menjadi melati maka kau harus siap untuk terinjak dan kalau jadi mawar kau harus hati-hati agar tak melukai… itu saja kok bedanya…

      Like

  2. mar, seperti mnjajaki bbrp rumah mu yg lama,entahlah mgkn udh trjual/dsewa orang y?n hasilny antm gunakn u merenovasi ny hngga spti ini?
    pilihan yg bagus..

    oy,bagaimana klo edelweis yg mmpu brtahan dlm ‘keekstriman’ puncak..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s